Tuesday, February 14, 2006

Dan lagi

Dan aku marah lagi
Dan aku tak mampu menahan diri, lagi
Dan aku tak pandai menenggang rasa, lagi
Dan aku melihat hanya dari diriku sendiri, lagi

Hanya tertinggal jejak rasa yang melintas sekilas
Ketika sesaat kilat bening nyaris hadir disudut matanya
Dan menyadari ia akan pulang sia-sia hari ini
Dan mengingat yang tlah ia korbankan untuk hadir disini

Namun nyata terlalu dingin hati ini
Bahkan tuk sekedar menghadirkan segaris senyum tulus
Dan nyata terlalu keras hati ini
Bersetuju dengan ego yang tak mau diusik


jakarta, 14 Februari 2006

4 Comments:

Blogger Rovicky Dwi Putrohari said...

Waduh Intan,
Yg lain lagi seneng-seneng valentinan kok ini malah marah2 kepriyee ...

rdp

9:13 PM  
Blogger Minarwan said...

Wah Intan, pas hari Valentine itu aku malah dapat berita workstation yang aku pake buat project rusak tuh, sampe sekarang belum diperbaiki, dan dataku terperangkap di sana :(

4:48 AM  
Anonymous bank al said...

bukan marah karena ketangkep razjia khan Tan ?

11:04 PM  
Blogger intankd said...

hehehe, waktu marah, gak kepikiran valentinan, Mas Vicki:).

Cak Min, bagaimana kabar workstationnya? moga udah berhasil dibereskan ya?


belum ketangkep sih Bank Al, tapi kemungkinannnya tetap ada euy. masak jam 7 perempuan udah harus pulang seeeh?

6:51 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home